Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Ciri – Ciri, Struktur, dan Contohnya

Dalam bahasa Indonesia, kita banyak mengenal berbagai jenis teks. Teks – teks ini pun penting untuk dipelajari guna menambah wawasan dan pengetahuan mengenai kajian teks di bahasa Indonesia yang kaya. Kali ini, kita akan mempelajari mengenai teks cerita sejarah. Apa pengertian teks cerita sejarah, bagaimana pula ciri teks cerita sejarah dan seperti apa struktur serta contoh teks cerita sejarah? Berikut penjelasannya.
Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Ciri – Ciri, Struktur, dan Contohnya

Pengertian Teks Cerita Sejarah

Pengertian teks cerita sejarah adalah teks yang di dalamnya menceritakan serta menjelaskan mengenai fakta dan kejadian di masa lalu, yang menjadi asal muasal atau latar belakang terjadinya sesuatu yang bernilai sejarah dan disusun berdasarkan urutan waktu atau kronologi.

Sederhananya, di dalam teks cerita sejarah ini berisi fakta –fakta yang terjadi di masa lalu, dengan asal muasal atau latar belakang dari kejadian yang memiliki nilai kesejarahan. Jadi, ada beberapa poin penting dari pengertian teks cerita sejarah ini, yakni : terjadi di masa lalu, memiliki nilai sejarah, dan penyusunan yang kronologis.


Ciri Teks Cerita Sejarah

Ciri teks cerita sejarah dapat dilihat dari beberapa poin khusus, yang meliputi :
Menceritakan masa lalu
Menggunakan kalimat lampau
Menggunakan verba
Menggunakan frase adverbial
Menceritakan kejadian di masa lampau (fakta)
Berdasarkan pada fakta
Menggunakan kalimat naratif atau deskriptif

Simak juga: Pengertian Teks Berita, Ciri – Ciri dan Tujuan Teks Berita


Struktur Teks Cerita Sejarah

Struktur teks cerita sejarah, terdiri dari tiga bagian utama, yakni (1) Orientasi (pengenalan), (2) peristiwa (event), dan (3) reorientasi (pengenalan kembali). Pada tahapan orientasi, mencakup sebuah pengantar dari cerita sejarah yang disampaikan. Pengantar tersebut berisi pengenalan seperti latar seting, dan sebagainya yang perlu disampaikan dalam cerita.

Kemudian, tahap kedua atau penyampaian peristiwa. Hal ini mencakup peristiwa sejarah penting atau utama yang hendak disampaikan dalam teks cerita sejarah yang ada. Terakhir, terdapat reorientasi atau pengenalan kembali dari teks cerita yang sudah disampaikan. Hal ini untuk mengambil kesimpulan atau mempertegas kembali mengenai isi teks cerita mengenai sejarah yang disampaikan. 


Contoh Teks Cerita Sejarah

Berikut ini akan diberikan sebuah contoh teks cerita sejarah yang bisa dijadikan sebagai referensi. 

Asal Mula Candi Borobudur

Candi Borobudur adalah sebuah candi bercorak Budha yang sangat populer di Indonesia. Pemberian nama Borobudur sendiri didapatkan dari bahasa Sansekerta. Candi ini dibangun oleh Raja Samaratungga yang berasal dari Dinasti Syailendra. 

Candi Borobodur disebut sebagai monumen Budha paling besar di dunia. Candi yang dibangun pada tahun 824 ini, dibangun pada masa Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra. Usia candi Borobudur memang sudah sangat tua. Sebab, candi ini sudah berdiri sekitar 300 tahun sebelum Angkor Wat di kamboja didirikan, serta 400 tahun sebelum katedral –katedral agung dibangun di wilayah Eropa.

Jika diamati, candi Borobudur memiliki penampilan yang sangat memukau dan megah. Candi ini memiliki piramida yang terdiri dari 9 lapis lantai. Candi ini mempunyai luas 123 x 123 m² dengan jumlah patung Buddha 504 patung, dan jumlah stupa, yakni 72 stupa terawang dan 1 stupa induk. 

Penampakan candi Borobudur yang sekarang ini dapat dikatakan masih sangat mirip dengan aselinya. Sebab, meski candi ini pernah mengalami pemugaran, tapi pemugaran yang dilakukan tidak mengubah konsep dasar dari candi tersbut. Pemugaran pada Borobudur pernah dilakukan sebanyak dua kali, yaitu di tahun 1905 – 1910 dan pada tahun 1973 – 1983.

Gaya arsitek candi Borobudur menganut arsitektur Gupta. Jadi, candi ini menggambarkan kekentalan gaya arsitektur yang berasal dari India. Karenanya, jika anda berkunjung ke candi ini, maka anda bisa menikmati pengalaman tersendiri yang elok.

Lembaga internasional dari PBB yaitu UNESCO bahkan telah mengakui dan memuji kemegahan arsitektur Candi Borobudur sebagai salah satu monumen Budha terbesar yang ada di dunia, dan bukannya hanya di Indonesia saja.

Candi borobudur memiliki 2672 panel relief yang apabia ditata selama berjajar –jajar dapat menghasilkan panjang hingga 6 km. Ansambel relief di candi ini juga merupakan yang paling lengkap di dunia. Reliefnya tidak bisa ditandingi dari segi  nilai seninya, yakni setiap bagiannya adalah maha karya yang mengagumkan

Sumber:
https://portal-ilmu.com/teks-cerita-sejarah/
© 2017 MTB - Template Created by goomsite