Pengertian Teks Cerita Fabel, Struktur Teks, dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Fabel

Pengertian Teks Cerita Fabel, Struktur Teks, dan Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Fabel
Di dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita akan menemui materi teks cerita fabel. Karenanya, kali ini kita akan membahas berbagai hal tentang materi tersebut, meliputi pengertian teks cerita fabel, struktur teks teks cerita fabel, dan kaidah kebahasaan teks cerita fabel.

Pengertian Teks Cerita Fabel
Pengertian teks cerita fabel adalah jenis cerita yang mengisahkan tentang kehidupan binatang yang berperilaku menyerupai manusia. Teks cerita fabel ini termasuk jenis cerita fiksi, dan bukan kisah yang terjadi dalam kehidupan nyata. 

Cerita fabel juga sering disebut sebagai cerita moral karenadi dalamnya, biasanya terdapat pesan yang berkaitan erat dengan moral.

Tokoh utama pada teks cerita fabel ini adalah binatang. Teks cerita fabel juga tidak hanya mengisahkan tentang kehidupan binatang saja, tetapi terkadang juga mengisahkan tentang kehidupan manusia berbagai segala karakternya.

Binatang-binatang yang diceritakan pada fabel ini digambarkan memiliki karakter selayaknya manusia. Ada yang berkarakter baik dan ada yang tidak baik. Biasanya, terdapat pesan moral pada cerita fabel ini. Jadi, fabel bisa jadi salah satu sarana tepat untuk menanamkan nilai -nilai moral, terutama pada anak.

Simak juga: Pengertian Teks Deskripsi, Ciri – ciri, Langkah Penyusunan, dan Jenisnya

Struktur Teks Cerita Fabel
Struktur teks cerita fabel yakni :

  • Orientasi, merupakan bagian awal dari cerita fabel. Orientasi ini berisi tentang pengenalan, seperti pengenalan latar belakang, tokoh, maupun latar tempat dan waktu.
  • Komplikasi, adalah bagian klimaks dari cerita, yang berisi puncak permasalahan yang dialami oleh tokoh.
  • Resolusi, adalah bagian yang berisi pemecahan masalah yang dialami tokoh.
  • Koda, adalah bagian akhir cerita. Biasanya, pada bagian ini berisi pesan dan amanat.


Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Fabel
Kaidah kebahasaan juga disebut sebagai unsur kebahasaan. Adapun kaidah kebahasaan teks cerita fabel sebagai berikut.

  • Kata Kerja. Unsur kebahasaan dalam teks cerita fabel adalah adanya kata kerja. Kata kerja di sini dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu kata kerja aktif transitif (kata kerja aktif yang memerlukan objek) dan kata kerja aktif intransitif (kata kerja aktif yang tidak memerlukan objek).
  • Penggunaan Kata Sandang Si dan Sang. Teks cerita fabel sering menggunakan kata sandang seperti si dan sang. 
  • Penggunaan Kata Keterangan Tempat dan Waktu. Biasanya digunakan kata keterangan tempat dan waktu untuk menghidupkan suasana.
  • Penggunaan Kata Hubung Lalu, Kemudian, dan Akhirnya. Kata lalu dan kemudian pada dasarnya bermaknsa sama. Kata ini digunakan sebagai penghubung antarkalimat dan intrakalimat.


Demikianlah mater yang disajikan pada artikel ini mengenai pengertian teks cerita fabel, struktur teks teks cerita fabel, dan kaidah kebahasaan teks cerita fabel. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Sumber:
http://www.anekapengertian.com/2017/01/pengertian-teks-cerita-fabel-lengkap.html
© 2017 MTB - Template Created by goomsite